EVALUASI KINERJA PROYEK MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT PROYEK APARTMENT THE BELTON RESIDENCES DI JAKARTA
Kata Kunci:
Earned Value Management, Biaya Proyek, Waktu Proyek, Kinerja Proyek, Pengendalian Konstruksi, KuesionerAbstrak
metode evaluasi kinerja yang objektif dan terukur menjadi sangat penting, metode earned value merupakan
salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam mengevaluasi kinerja proyek dari sisi waktu dan biaya
secara simultan. Dengan menggunakan earned value, pengelola proyek dapat mengetahui apakah proyek
berjalan sesuai rencana atau mengalami deviasi, baik terhadap jadwal maupun anggaran, isu keterlambatan
proyek dan pembengkakan biaya menjadi semakin relevan untuk dianalisis, mengingat tekanan yang tinggi
terhadap penyelesaian proyek tepat waktu dan efisien, khususnya di lingkungan perkotaan seperti Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu proyek konstruksi menggunakan
metode Earned Value Management (EVM) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi
pelaksanaan proyek berdasarkan kuesioner. Metode EVM digunakan untuk mengevaluasi kinerja proyek
melalui perbandingan antara rencana, realisasi, dan nilai hasil pekerjaan. Selain itu, data primer diperoleh
melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memiliki pengalaman di bidang konstruksi untuk
mengetahui persepsi terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek. Hasil analisis
menunjukkan bahwa metode EVM dapat digunakan sebagai alat pengendalian kinerja proyek, sementara
hasil kuesioner mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi pelaksanaan proyek. Penelitian ini
diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan dalam meningkatkan pengendalian biaya dan waktu
pada proyek konstruksi sejenis.