IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB GANGGUAN KONDENSASI PADA INTERIOR SARANA LRT JAKARTA SERTA PENERAPAN ARMAFLEX DALAM UPAYA MEMINIMALISIRNYA
Kata Kunci:
LRT Jakarta, Gangguan Kondensasi, Kelembaban Udara, ArmaflexAbstrak
LRT Jakarta adalah salah satu moda transportasi umum yang ada di Jakarta. Namun untuk memastikan kualitas
layanan yang baik, penting bagi pengelola LRT Jakarta untuk mengatasi masalah potensial yang muncul, termasuk
gangguan kondensasi pada interior sarana LRT. Gangguan kondensasi merupakan masalah yang terjadi di dalam
ruang tertutup saat udara hangat bertemu dengan permukaan yang lebih dingin dan menyebabkan uap air
mengembun dan menetes di lantai interior sarana LRT. Gangguan kondensasi dapat menimbulkan masalah, mulai
dari ketidaknyamanan hingga kerusakan peralatan serta potensi bahaya keselamatan penumpang. Setelah
dilaksanakan pengamatan serta analisa dapat diambil kesimpulan bahwa penyebab utama gangguan kondensasi
disebabkan oleh perbedaan suhu yang signifikan dan kelembaban udara tinggi. Hal ini membuat suhu di interior
berada di bawah titik dew point. Dimana rata – rata suhu udara di interior sebesar 22,3℃ dan nilai rata – rata dew
point yaitu sebesar 26,8℃. Meskipun begitu dua faktor yang lain yaitu faktor cuaca dan okupansi penumpang
juga turut memberi sumbangsih walaupun tidak signifikan. Dari hal ini diketahui bahwa faktor penyebab
gangguan merupakan faktor yang tidak bisa diatur oleh perusahaan penyelenggara transportasi LRT Jakarta.
Sehingga perlu adanya penyesuaian terhadap perangkat yang dimiliki sarana LRT. Dengan dibutuhkannya alat
atau bahan yang akan digunakan untuk penyesuaian perangkat. Dalam pengujian armaflex yang telah
dilaksanakan terbukti bahwa armaflex mampu meminimalisir dampak dari kondensasi. Hal ini dibuktikan dengan
tidak adanya bintik – bintik air yang menempel pada permukaan armaflex selama proses pengujian. Dengan hasil
ini armaflex dinyatakan layak sebagai material yang digunakan untuk meminimalisir dampak dari kondensasi
interior sarana LRT Jakarta.