ANALISIS KONSUMSI DAN PENETAPAN KOEFISIEN BAHAN BAKAR SOLAR PADA KENDARAAN TRUCK MIXER DAYA ANGKUT 28 TON KAPASITAS 7 M3 DI PT. X PLANT X
Kata Kunci:
Truck Mixer, Konsumsi bahan bakar, koefisien, perilaku pengemudiAbstrak
Truck Mixer (TM) merupakan salah satu alat mekanis yang menjadi alat angkut utama dan alat pengaduk pada
kegiatan produksi beton. Dalam penggunaannya TM membutuhkan berbagai kebutuhan operasional, salah
satunya adalah kebutuhan bahan bakar minyak (solar). Biaya bahan bakar yang lebih tinggi dari perkiraan
mengurangi margin keuntungan PT X dan menghambat kemampuan perusahaan untuk bersaing dalam industri
konstruksi. Tanpa penetapan Koefisien bahan bakar solar yang jelas, operator dan manajemen kesulitan dalam
merencanakan anggaran bahan bakar dan memperbaiki efisiensi kendaraan. Oleh sebab itu perlu dilakukan
analisis konsumsi bahan bakar dan penentuan koefisien bahan bakar solar kendaraan truck mixer pada PT X plant
X. Metode perhitungan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode full to full dengan menghitung konsumsi
stasioner, konsumsi dinamis, dan koefisien solar. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai konsumsi bahan bakar
stasioner sebesar 4,8 liter/jam dan konsumsi bahan bakar dinamis sebesar 2,5 km/liter. Dengan kedua nilai tersebut
dan ritase TM pada periode selama periode pengamatan bulan Februari sampai dengan April didapatkan
kebutuhan bahan bakar total mencapai 38.406 liter, dengan jangka waktu 89 hari maka rata-rata konsumsi harian
sebesar 432 liter/hari. Dari hasil penelitian perhitungan rata-rata koefisien bahan bakar solar sebesar 1,95 liter/m³.
Nilai ini menunjukkan bahwa untuk setiap 1 m³ beton yang didistribusikan, dibutuhkan sekitar 1,95 liter solar.
Faktor yang mempengaruhi konsumsi bahan bakar meliputi: jumlah trip dan jarak tempuh, kondisi lalu lintas dan
topografi, kapasitas muatan, waktu idle (mesin menyala tanpa bergerak), kondisi teknis kendaraan, serta perilaku
pengemudi (driving behavior).