KAJIAN PENGARUH PENAMBAHAN MATERIAL SERBUK KAOLIN PADA BATAS KONSISTENSI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF CIKARANG

Penulis

  • Yudi Setiawan Institut Teknologi Budi Utomo

Abstrak

Tanah merupakan material dasar yang sangat penting dalam bidang kontsruksi, sebab pada tanah inilah suatu
kontsruksi bertumpu. Namun, tidak semua tanah baik digunakan dalam bidang konstruksi, karena ada beberapa
jenis tanah dasar yang bermasalah baik dari segi daya dukung tanahnya maupun dari segi penurunan tanahnya.
Salah satu jenis tanah yang bermasalah ialah tanah lempung ekspansif. Tanah lempung ekspansif adalah tanah
yang memiliki sifat kembang susut yang besar dan perilakunya sangat dipengaruhi oleh air. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui nilai batas cair dan nilai batas plastis dari tanah lempung ekspansif. Dalam penelitian
ini diambil sampel Tanah di Cikarang, Jawa Barat. Berdasarkan hasil penelitian, Tanah lempung ekspansif asli di
Cikarang dari uji batas- batas Atterberg mempunyai batas cair (LL) sebesar 109,83 %, batas plastis (PL) sebesar
42,49%, dan indeks plastisitas (IP) sebesar 67,34%, dengan klasifikasi AASTHO merupakan tanah berjenis buruk
hingga sangat buruk sedangkan klasifikasi USCS merupakan tanah lempung dengan plastisitas tinggi (CH). Tanah
ini memiliki ekspansifitas tergolong tinggi. Dari hasil uji didapat nilai perubahan batas cair tanah lempung
ekspansif setelah penambahan serbuk Kaolin dengan Campuran 5% sebesar = 108,66%, Campuran 7,5% sebesar
= 105,70% dan Campuran 10% sebesar = 105,00%. nilai perubahan batas plastis tanah lempung ekspansif setelah
penambahan serbuk Kaolin dengan Campuran 5% sebesar = 50,12%, Campuran 7,5% sebesar = 48,78 dan
Campuran 10% sebesar = 51,58%.
Kata Kunci: Serbuk Kaolin, batas konsistensi, tanah lempung ekspansif.

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-31