EVALUASI KINERJA SIMPANG PUPUT PARITTIGA DI KABUPATEN BANGKA BARAT
Abstrak
Persimpangan merupakan tempat bertemunya arus lalu lintas dari beberapa arah. Pertemuan ini mempunyai
karakteristik yang berbeda yang dapat menyebabkan kemacetan dan berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas. Sehingga
persimpangan memerlukan suatu pengendalian, dimana disesuaikan dengan karakteristik persimpangan yang meliputi
volume lalu lintas, kapasitas persimpangan, derajat kejenuhan, tundaan dan antrian. Suatu persimpangan perlu
dilakukan evaluasi secara berkala, mengingat kendaraan tiap tahun selalu bertambah sehingga volume kendaraan juga
bertambah. Evaluasi simpang dilakukan dengan perhitungan berdasarkan dari Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia
(PKJI, 2023) dengan parameter yang diteliti meliputi volume kendaraan, geometri jalan serta tata guna lahan dan
peramalan lalu lintas dengan analisis regresi guna mengetahui laju pertumbuhan arus lalu lintas. Analisis ini meliputi
: kapasitas simpang dan kinerja simpang. Hasil dari analisis kinerja simpang digunakan untuk memberikan alternatif
solusi dalam meningkatkan kinerja simpang. Berdasarkan hasil analisis kinerja didapatkan nilai kapasitas simpang
pada waktu sibuk adalah 2.927,07 smp/jam, dengan volume lalu lintas sebesar 2554 smp/jam. Sehingga menghasilkan
kinerja simpang berupa derajat kejenuhan sebesar 0,87, hal ini menandakan bahwa kinerja simpang tersebut sudah
jenuh dan perlu perbaikan. Hasil analisis menunjukkan jika hambatan samping berkurang dan pelebaran pada ruas
kaki jalan minor dilakukan maka derajat kejenuhan simpang akan turun menjadi 0,78.
Kata kunci : Evaluasi,Kinerja, Simpang