ANALISA KINERJA INSTALASI HIDRAN DI PT X, KARAWANG, JAWA BARAT

Penulis

  • Sigit Yulianto Institut Teknologi Budi Utomo

Kata Kunci:

kebakaran, hidran, flow rate, tekanan, suplai air.

Abstrak

Kebakaran merupakan peristiwa yang tidak diinginkan dan terkadang tidak dapat dikendalikan sehingga dapat
menimbulkan kerugian yang besar baik berupa harta benda maupun nyawa manusia. Efektifitas pemadaman
kebakaran sangat ditentukan oleh kinerja dari alat pemadam kebakaran tersebut. Hidran adalah alat pemadam
kebakaran yang dirancang untuk bisa memadamkan kebakaran dengan skala kebakaran besar yang tidak bisa
dipadamkan dengan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Kinerja hidran sangat dipengaruhi oleh kinerja
pompa sebagai pendorong air yang akan dipakai untuk memadamkan api. Penelitian ini dilakukan untuk
menguji dan menganalisa kinerja pompa hidran di PT X, perusahaan yang bergerak di bidang industri
semikonduktor dan komponen elektronik lainnya, yang berkedudukan di Karawang, Jawa Barat. Sesuai dengan
klasifikasi risiko kebakaran, perusahaan ini dikategorikan sebagai tingkat sedang 1. Parameter yang dievaluasi
dalam penelitian ini adalah flow rate, tekanan pada ujung nozzle di hidran box dan kecukupan suplai air untuk
pemadaman. Hasil penelitian menunjukkan flow rate untuk pompa diesel 495 GPM, sedikit lebih kecil yang
tertera dalam name plate nya. Tekanan pada ujung nozzel dilakukan pengujian pada tiga titik yang berbeda
jaraknya dari rumah pompa. Hasil uji tekanan dengan menggunakan pompa diesel adalah 7 kg/cm2, baik pada
titik terdekat maupun titik terjauhnya. Berdasarkan ketentuan dalam Instruksi Menteri Tenaga Kerja No 11
tahun 1997 dimana tekanan pada nozzle yang disyaratkan adalah antara 4.5 kg/cm2 dan 7 kg/cm2, maka secara
umum hasil pengujian tekanan diatas memenuhi persyaratan pompa hidran. Sedangkan untuk kecukupan suplai
air, sesuai dengan SNI 03 1745: 2000, tersedia cadangan 140% dari kebutuhan minimumnya, sehingga
disimpulkan mencukupi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-27