ANALISIS KAPASITAS TRACTION POWER SUBSTATION (TPSS) PADA SAAT KONDISI DARURAT PADA TPSS JATIMULYA – JATIBENING BARU UNTUK PENGOPERASIAN LIGHT RAIL TRANSIT (LRT) JABODEBEK
Kata Kunci:
Traction Power Substation (TPSS), headway, Light Rail Transit (LRT), Kapasitas Daya, Suplai DayAbstrak
Traction Power Substation (TPSS) merupakan infrastruktur vital yang berperan penting dalam menjamin
keberlangsungan operasional Kereta LRT di Indonesia. Pada kondisi darurat, seperti bencana alam atau
gangguan teknis, TPSS dituntut memiliki kapasitas daya yang memadai agar operasional kereta tetap berjalan
secara aman dan andal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kapasitas TPSS dalam kondisi
darurat, khususnya pada ruas Jatimulya–Jatibening Baru, dengan skenario kegagalan salah satu TPSS yang
terhubung secara paralel sehingga tidak dapat digunakan untuk mendukung operasional LRT. Metode
penelitian dilakukan dengan membandingkan kapasitas daya TPSS pada kondisi normal dan kondisi darurat,
disertai analisis data serta perhitungan berdasarkan spesifikasi teknis masing-masing TPSS. Hasil perhitungan
menunjukkan bahwa pada kondisi normal dengan headway aktual 10 menit, seluruh TPSS memiliki nilai
pembebanan di bawah 100% sehingga mampu beroperasi secara kontinu. Namun, pada simulasi kondisi
darurat ketika salah satu TPSS padam dengan headway 10 menit, hanya TPSS Cikunir 2 dan TPSS Bekasi
Barat yang mampu saling mem-backup secara terus-menerus, sementara TPSS lainnya hanya dapat beroperasi
maksimal selama 2 jam akibat persentase pembebanan mencapai 100% hingga 150%. Selanjutnya, pada
kondisi darurat dengan penyempitan headway menjadi 5 menit, TPSS yang mengalami pembebanan sebesar
150% hingga 300% hanya mampu beroperasi dalam rentang waktu 1–5 menit. Temuan ini menunjukkan
bahwa meskipun TPSS masih mampu menopang operasional pada kondisi tertentu, diperlukan strategi dan
perencanaan yang lebih optimal untuk meningkatkan keandalan suplai daya dalam menghadapi kondisi
darurat, guna menjamin keselamatan dan kelancaran operasional Kereta LRT Jabodebek